Semarang, 16 Desember 2025 – Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah (KIP Jateng) menyelenggarakan Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Monev Tahun 2025 di Rama Sinta Ballroom Patra Semarang Hotel. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, S.H., S.St., MK., Ketua Komisi Informasi Pusat Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Indra Ashoka M, S.E., M.H., serta ratusan pimpinan badan publik se-Jawa Tengah sebagai wujud penguatan komitmen keterbukaan informasi publik. Seluruh rangkaian kegiatan juga disiarkan secara live melalui YouTube @KIprovJateng.
Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 menjadi ajang apresiasi Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah kepada badan publik yang berkomitmen menghadirkan layanan informasi yang transparan dan akuntabel.
Sebanyak 116 badan publik mengikuti uji publik dengan penilaian transparansi layanan informasi. Hasilnya, 82 badan publik meraih predikat Informatif (skor 90-100), terdiri dari PPID Kabupaten/Kota (22), SKPD Provinsi (26), RSUD Kabupaten/Kota (17), RSUD Provinsi (7), Badan Vertikal (5), Pengadilan Agama (1), BPS (2), dan BUMD (2). Sementara itu, 34 badan publik masuk kategori Menuju Informatif (skor 80-89,99), meliputi PPID Kabupaten/Kota (10), SKPD Provinsi (7), RSUD Kabupaten/Kota (6), Pengadilan Agama (5), dan BPS (6).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, S.H., S.St., MK hadir secara langsung untuk ikut serta menyerahkan penghargaan kepada para penerima. Dalam wawancara singkat, beliau menegaskan pentingnya setiap ASN memiliki fungsi PPID. “Semua ASN mempunyai fungsi PPID agar masyarakat percaya bahwa ASN membawa misi melayani. Secara otomatis, sikap, perilaku, dan tutur kata ASN akan mencegah pelanggaran karena membawa fungsi humas dan PPID untuk menceritakan kinerja OPD-nya,” ujar Gubernur. Beliau juga menambahkan, “Keterbukaan informasi penting untuk mencegah sumbatan komunikasi, sehingga tercipta trust building dengan masyarakat.”
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Indra Asoka Mahindrayana, S.E., M.H mengapresiasi antusiasme pimpinan badan publik yang hadir. “Alhamdulillah, kehadiran pimpinan menunjukkan komitmen tinggi. PPID akan termotivasi melihat pimpinannya peduli. Kami harap tahun depan partisipasi BUMD meningkat, sudah saya sampaikan langsung kepada Gubernur,” katanya. Indra Asoka Mahindrayana, S.E., M.H juga menyoroti persaingan ketat antar-kategori. “Nilai Kabupaten/Kota dan OPD Provinsi tipis perbedaannya, menunjukkan lomba kebaikan dengan inovasi dan peningkatan kompetensi PPID yang terus maju.”
Ketua KI Pusat mencatat peringkat Jawa Tengah ke-4 nasional dan menargetkan posisi pertama pada 2026 melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni serta penguatan PPID struktural. Acara di tutup dengan foto bersama seluruh penerima penghargaan.
Penulis:
Sevira Kurnia Eka Ramadhani
