SEMARANG – “Sinergi Wujudkan Ekosistem Keterbukaan Informasi Publik yang Inklusif dan Inovatif” secara resmi diusung sebagai tema utama dalam peringatan Hari Jadi ke-16 Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah. Tema besar ini tidak sekadar menjadi jargon perayaan, melainkan dimanifestasikan secara mendalam melalui peluncuran identitas visual atau logo baru kelembagaan. Melalui rumusan tema dan filosofi logonya, KIP Jawa Tengah merefleksikan semangat transformasi digital serta komitmen teguh untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat dan badan publik dalam mengawal pemenuhan hak atas informasi.

Identitas visual pada peringatan Hari Jadi ke-16 ini menonjolkan perpaduan harmonis antara bentuk organik dan elemen digital yang merangkai angka usia KIP Jawa Tengah. Representasi dari ekosistem yang inovatif tampak jelas pada modifikasi angka “6” yang menyerupai bentuk daun dengan urat-urat jaringan. Elemen daun berurat jaringan tersebut memiliki filosofi bahwa keterbukaan informasi di Jawa Tengah bukanlah sebuah sistem yang kaku, melainkan sesuatu yang hidup, tumbuh, dan bernapas layaknya ekosistem organik yang terus berkembang. Urat daun yang dimodifikasi menyerupai titik-titik jaringan digital tersebut sekaligus melambangkan inovasi teknologi dan transformasi digital yang kini menjadi fondasi pelayanan publik.
Lebih lanjut, untuk menerjemahkan kata “Sinergi” dan “Inklusif” dalam tema, garis melingkar yang membentuk angka “6” didesain sebagai pusaran berkesinambungan. Garis yang tidak terputus, mengarah ke dalam, sekaligus memancar ke luar ini merupakan simbol dari sinergi dan inklusivitas KIP Jawa Tengah dalam menjalankan fungsinya. Di pusat pusaran tersebut, disematkan pula ikon gembok yang posisinya terbuka, yang telah diakui sebagai simbol universal dari “Keterbukaan Informasi Publik”.
Menopang seluruh elemen visual yang dinamis tersebut, disematkan angka “1” yang didesain tegak dan kokoh. Ketegasan bentuk angka ini melambangkan fondasi yang kuat, integritas, serta independensi KIP Jawa Tengah sebagai lembaga negara. Keseluruhan desain visual tersebut kemudian dibalut dengan pemilihan warna biru, yang secara filosofis mewakili nilai profesionalisme, hukum, kepercayaan, serta kedalaman wawasan. Melalui tema sentral dan logo sarat makna ini, KIP Jawa Tengah berharap ekosistem keterbukaan informasi publik ke depan akan semakin adaptif dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Jawa Tengah.

