SEMARANG – Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah resmi merilis laporan tahunan bertajuk “KIP Jateng Dalam Data 2025”. Laporan ini memotret dinamika keterbukaan informasi di Jawa Tengah yang menunjukkan tren positif, ditandai dengan penurunan sengketa informasi dan lonjakan kualitas layanan badan publik.

Ketua KIP Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, menyebutkan bahwa data tahun 2025 merefleksikan semakin matangnya ekosistem keterbukaan informasi di provinsi ini. Indikator utamanya terlihat dari statistik penyelesaian sengketa dan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev).

Sengketa Informasi Turun Drastis
Berdasarkan data registrasi sengketa, KIP Jateng mencatat penurunan jumlah sengketa informasi yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat hanya 50 register sengketa informasi yang masuk. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 67 register, dan tahun 2023 sebanyak 100 register.

“Penurunan angka sengketa ini menjadi indikator bahwa Badan Publik sudah semakin terbuka. Permohonan informasi dari masyarakat sebagian besar sudah dapat diselesaikan di tingkat PPID Badan Publik, sehingga tidak perlu berlanjut menjadi sengketa di Komisi Informasi,” terang Indra.

Meski demikian, KIP Jateng mencatat bahwa Pemerintah Desa masih menjadi pihak termohon yang paling mendominasi dalam sengketa yang masuk. Hal ini menjadi catatan khusus bagi KIP untuk menggencarkan edukasi dan pendampingan ke tingkat desa pada tahun mendatang.

82 Badan Publik Raih Predikat Informatif
Di sektor Monitoring dan Evaluasi (Monev), capaian membanggakan ditorehkan oleh Badan Publik di Jawa Tengah. Dari 102 Badan Publik yang berhasil lolos hingga tahapan Uji Publik, sebanyak 82 Badan Publik sukses meraih predikat tertinggi sebagai Badan Publik “Informatif”.

Angka ini menunjukkan lonjakan kualitas kepatuhan yang masif jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa kategori yang menunjukkan performa prima antara lain Pemerintah Kabupaten/Kota, OPD Provinsi, serta RSUD Provinsi yang mayoritas memperoleh nilai mendekati sempurna.

KIP Jawa Tengah tidak akan berpuas diri. Capaian predikat “Provinsi Informatif” yang telah diraih Jawa Tengah selama tujuh tahun berturut-turut menjadi motivasi untuk terus menjaga “api” transparansi tetap menyala di tahun 2026.

Data lengkap dapat diakses pada link https://www.instagram.com/p/DTP6GHtk2G1/?img_index=1

Skip to content